"SELAMAT DATANG JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR GAN..."
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Agustus 2010

CARA MENDAPAT DOLLAR GRATIS


Siapa yang belum mengenal Ziddu?? Saya yakin mayoritas blogger pasti telah mengetahui Ziddu. Ziddu merupakan situs penyedia untuk mengupload foto, video, audio maupun dokumen lainnya dengan tujuan agar orang lain dapat mendownload file tersebut. Kapasitas yang diperoleh dalam mengupload file adalah 200 MB per filenya hingga unlimited upload. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana untuk dapat menghasilkan dollar di situs Ziddu??? Anda akan mendapatkan dollar apabila file yang telah di upload tersebut kemudian di download oleh orang lain.


Dollar yang dihasilkan dari ziddu adalah $ 0,001 setiap kali file tersebut didownload oleh orang lain. Jadi anda akan mendapatkan $ 1 setelah file tersebut didownload 1000 x. seperti situs penghasil dollar, Kita juga bisa mencari referral karena setiap referral yang mengupload file dan kemudian file tersebut didownload oleh orang lain. Maka anda akan mendapatkan $0,1. Mudah bukan…?? segera bergabung disini

Mengapa saya menyarankan anda untuk bergabung??? Karena ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh di Ziddu, antara lain:


1. Biaya pendaftaran Ziddu gratis hanya bermodalkan biaya koneksi internet.

2. Pasive Income,Anda akan mendapatkan penghasilan dalam bentuk dollar kapan saja setelah anda mengupload file.

3. Memperoleh fasilitas penyimpanan file gratis dengan kapasitas unlimited.

Jadi, tunggu apa lagi? Silahkan Daftar disini


Rabu, 30 Juni 2010

Belajar dari Itik

Bekerjalah sebagaimana itik berenang di telaga. Ia melaju dengan tenang dan
cantiknya, tanpa membuat permukaan air menjadi berkecipak dan berisik.
Ia pun tak perlu membuat sekujur tubuhnya basah kuyup atau merusakkan
bulu-bulunya. Bahkan, berenangnya itik itu sendiri selalu menambah keindahan
pandangan seluruh telaga.

Namun, tahukah kita bahwa di dalam air sepasang kakinya bekerja keras
mengayuh-ayuh. Dan, itu tak tampak oleh mata yang memandangnya.

Kita dapat bekerja dengan keras dan gigih. Dan untuk itu, kita memang tak
perlu menyembunyikan luruhan keringat dan tarikan nafas panjang kelelahan,
namun kita dapat mengubahnya sebagai sebuah kesukacitaan.

Itu hanya tercapai bila kita meletakkan sumbangsih kerja kita dalam bingkai
indah tentang peraihan hidup.
Karena kerja adalah bagian dari hidup, maka jangan biarkan kerja jadi noda
tinta dalam lukisan tentang kehidupan kita

Selasa, 29 Juni 2010

BANGGALAH KETIKA ANDA KALAH

Karena menganut prinsip hidup seperti air di sungai : mengalir, mengalir dan mengalir. Sering kali saya dihanyutkan oleh kehidupan entah ke mana. Di tahun-tahun terakhir, bahkan air sungai kehidupan saya bergerak lebih kejam dari biasanya. Memimpin orang-orang yang jauh lebih berat dari biasanya.
Memiliki pekerjaan yang jauh lebih kompleks dari sebelumnya. Sebagian dari bawahan saya bahkan memiliki kemampuan kerja yang jauh lebih baik dari saya.
Politik perkantoran berjalan di mana-mana. Merasa hidup tenteram
lebih penting dari apapun, pernah mengusulkan agar bawahan mengganti saya,tetapi karena berbagai faktor lain belum diperbolehkan oleh ? yang maha kuasa?.
Sebagai akibatnya, Anda bisa bayangkan sendiri, saya dihempas gelombang kehidupan yang demikian dahsyat. Masih bisa hidup, apa lagi bisa menulis sebenarnya sudah sangat beruntung. Akan tetapi, belakangan saya amat mensyukuri, ada banyak sekali kearifan dan kedewasaan hidup justru bersembunyi di balik hempasan gelombang kehidupan. Terus terang, saya berutang pada hempasan gelombang tadi.
Sebagai manusia biasa yang ditunjuk menjadi pemimpin, sayapun dihinggapi penyakit mau menang di depan bawahan. Sayangnya, semakin penyakit tadi muncul, semakin saya dibawa jauh dari jalan keluar. Entah bagaimana pengalaman orang lain. Ternyata badan dan jiwa saya termasuk tipe yang tidak mau diajak ke dalam kehidupan menang-menangan. Semakin diajak ke sana, semakin rusak rasanya.
Di tengah kegundahan hidup semacam ini, seorang rekan dari Amerika mengirimi saya sebuah buku menarik. Buku yang ditulis oleh David Maraniss dengan judul When Pride Still Mattered : A Life of Vince Lombardi, bertutur apik tentang pilosopi hidup seorang pelatih sepak bola legendaris bernama Vince Lombardi. Hidup, memang tidak berbeda jauh dengan permainan sepak bola. Ada pertandingan. Ada pihak yang menang dan kalah. Ada perjuangan.Ada awal dan ada akhir.
Kompetisi memang membawa vitalitas dalam kehidupan. Membuat kehidupan menjadi lebih bergairah. Bangun pagi jadi bersemangat. Akan tetapi, sebagaimana permainan sepak bola, tidak pernah ada kehidupan yang senantiasa berisi kemenangan. Menang dan kalah adalah dua hal yang senantiasa bergandengan saling melengkapi. Ada yang menang karena ada yang kalah. Untuk itulah, agar supaya stamina hidup tetap terjaga penting sekali kita menguasai diri sendiri sebelum menguasai orang lain.
Dalam kaitannya dengan usaha menguasai diri sendiri Maraniss menulis amat apik : Be proud and unbending in defeat, yet humble and gentle in victory . Dengan kata lain, banggalah ketika kalah dan rendah hatilah ketika Anda menang. Mungkin bagi Anda ini biasa-biasa saja. Namun, bagi saya yang hidup dalam lingkungan kehidupan yang mendewakan kemenangan,petuah terakhir amat menggugah.
Bagaimana tidak menggugah, di tengah suasana hati yang kisruh gara-gara nafsu penuh kemenangan, tiba-tiba ada orang yang mengajak bangga untuk sebuah kekalahan. Dan seperti kejuaraan sepak bola, bukankah kita yang duduk di juara dua, tiga atau yang tidak dapat piala, menjadi " tangga " yang mengangkat sang juara tinggi-tinggi ?. Dan lebih hebat lagi, sudah menjadi tangga yang diinjak juara, sering juga dicemoohkan orang lain. Bukankah amat mulia, di satu sisi mengangkat orang lain, dan di lain sisi kita direndahkan derajat kita oleh orang lain ?
Saya tidak tahu keyakinan Anda, namun saya merasa sudah menjadi pemenang setelah memahami prinsip banggalah ketika kalah. Sebab, kemenangan sebenarnya ada di sini : di dalam diri sendiri. Dan ia mesti diperjuangkan terus menerus. Seperti ditulis Maraniss : Complete victory can never be won, it must be pursued. Memang, tidak pernah ada kemenangan yang sempurna, ia mesti senantiasa diperjuangkan. Di kesempatan lain, saya menyebutnya dengan logic of discovery bukan logic of perfection.
Sebuah logika yang tidak mengkonsentrasikan pada kesempurnaan, namun pada penemuan dan perjalanan sehari-hari.
Setiap penemuan, ibarat sebuah penyucian yang mencerahkan. Tandanya sederhana, mulut berbentuk bundar sambil mengucapkan " O ", jiwa tercerahkan dan stamina fisik serta psikologis meningkat. Dan pengalaman saya bertutur, semua ini bersembunyi amat rapi di balik banyak sekali hempasan gelombang hidup.Hanya dengan membaca, kita memang bisa tahu.
Akan tetapi, pendalaman dengan pengertian lebih mungkin hadir ke mereka yang pernah lewat dari hempasan gelombang kehidupan yang ganas.
Dan inilah yang membuat saya berhutang banyak pada Universitas Kesulitan.
Sebuah sekolah yang amat saya banggakan.
Melebihi kebanggaan pada sekolah saya di Inggris dan Prancis.
Anda, saya yakin pasti punya pengalaman tersendiri. Sebagaimana sidik jari yang unik, ia tentu saja bermakna unik juga. Hanya saja, pengalaman saya bertutur, Tuhan sebenarnya berkomunikasi dengan kita setiap hari. Sekali lagi, setiap hari. Melalui apa ? Tentu saja melalui kejadian-kejadian yang lewat di depan mata. Cuman, ada orang yang menangkap makna kejadian yang lewat di depan mata melalui seluruh kepekaannya, ada orang yang tuli dan buta dengan semua itu. Dalam bingkai berfikir seperti ini, saya mensyukuri baik kemenangan maupun kekalahan.
Keduanya sama-sama menghadirkan kebanggaan.
Bahkan dalam kekalahan,kebanggaan bercampur dengan kemuliaan.

SIAPAKAH ?

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumannya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata,"Ya Rabbi, Aku ridha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini, dan tidak menjadi sombong akan hartanya.

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada dan selalu menumpuk harta.

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

Siapakah org yg PELIT ?
Orang yg pelit ialah org yg membiarkan atau membuang email ini begitu saja, malah dia tidak akan menyampaikan kepada org lain.

Satu Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan do’anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.
1. Melakukan 12 rakaat sunnah rawatib. Yakni, 2 rakaat sebelum subuh, 4 rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat bada zuhur, 2 rakaat setelah maghrib dan 2 rakaat setelah isya.
Manfaat yang diharapkan: Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga bagi orang yang senantiasa melakukannya.
Dalil : Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang solat dalam satu hari sebanyak 12 rakaat, sunnah, Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.” (HR Muslim)
2. Sholat dua rakaat tahajjud. Faidah yang diharapkan: Dikabulkannya do’a, diampunkannya dosa, dan dicukupi Allah kebutuhannya. Dalil: Sabda Rasulullah saw, “Allah sw turun setiap malam ke langit dunia, di saat sepertiga malam terakhir dan mengatakan, “Siapa yang berdo’a kepadaku, pasti aku kabulkan. Siapa yang meminta padaku,pasti aku berikan, dan siapa yang memohon ampun padaku, pasti aku ampuni. (HR. Bukhari)
3. Melakukan sholat duha 2 raka’at, 4 rakaat atau 8 rakaat. Manfaat yang diharapkan: Bernilai shadaqah dari seluruh persendian tulang. Dalil: Rasulullah saw bersabda, “Setiap persendian kalian adalah sadakah, setiap tasbih adalah sadakah, setiap tahmid adalah sadakah, setiap tahlil adalah adakah, setiap takbir adalah sadakah, setiap anjuran pada kebaikan adalah sadakah, setiap larangan dari yang mungkar adalah sadakah, dan semuanya akan mendapat ganjaran yang sama dengan melakukan shalat dua rakaat dari shalat duha.
4. Membaca surat Al Mulk. Manfaat yang diharapkan: Diselamatkan dari adzab kubur. Dalil : Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya ada salah satu surat dri Al Qur`an yang terdiri dari 30 ayat. Ia akan memberi syafaat pada seseorang dengan pengampunan dosa. Yaitu surat “tabarakallazi biyadihil mulk.” (HR Turmudzi dan Ahmad. Turmudzi mengatakan, ini adalah hadits hasan)
5. Mengatakan : Laailaaha illallah wah dahu laa syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa hua ala kulli syai’in qadir dalam satu hari seratus kali. Manfaat yang diharapkan: Terpelihara dari gangguan syaitan selama satu hari, dihapuskan 100 kesalahan dan memperoleh 100 kebaikan.
Dalil : Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang mengatakan “Laa ilaaha illallah wah dahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syai’in qadiir”, maka ia akan mendapat pahala seperti membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan 100 kesalahannya, dan ia akan terpelihara dari syaitan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada seorangpun yang lebih baik dari apa yang ia peroleh dari hari itu, kecuali ada orang yang beramal lebih dari itu.”
6. Shalawat atas Nabi Muhammad saw sebanyak 100 kali.
Faidah yang diharapkan: Bebas dari bakhil dan mendapat balasan shalawat dari Allah swt. Dalil: Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang bershalawat atas diri saya maka Allah akan mendo’akannya sebanyak sepuluh kali.” (HR. Muslim)
Hadits Rasulullah saw: Orang yang bakhil adalah orang yang bila namaku disebut di hadapannya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku. (HR Turmudzi)
7. Mengatakan Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil aziim.
Faidah yang diharapkan: Ditanamkan di surga untuk yang melakukannya 100 batang pohon. Dalil: Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang melazimkan istighfar, maka Allah akan memberikan padanya jalan keluar di setiap kesempitan, penyelesaian dari setiap kegundahan, dan diberikan rizki dari sesuatu yang tidak diduga-duga. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Hakim)
Selain tujuh amalan di atas, tentu saja kita harus mengerti bahwa iman dalam Islam bukanlah sekedar sholat,dzikir dan bacaan Al Quran, tapi mencakup perbuatan dan prilaku kita dalam berhubungan sesama manusia. Rasulullah menyebutkan, “Senyum anda kepada saudara anda adalah shadakah, dan perintah kepada yang ma’ruf serta larangan dari yang mungkar itu shadakah, petunjukmu pada seorang asing yang tersesat itu sedekah, engkau menuntun orang yang sulit melihat itu shadakah, menyingkirkan batu dan duri dari jalan itu adalah sadakah, dan engkau membantu mengambilkan air untuk saudaramu itu adalah sedekah.” Hadits riwayat Turmudzi ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim, selain ditunjang oleh kebaikan bathinnya juga harus diimplementasikan dalam kebaikannya dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya.

Senin, 28 Juni 2010

RENUNGAN BAGI SEMUA

Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik, ia
mempunyai banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu
banyak sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu.

Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas
kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu
mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah
mereka.
Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu
sehingga sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang
kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat,
namun ada peraturan dari sang raja,
yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu,
mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yang mendapat emas hanya 1 karat
atau mereka yang mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja dikebun raja
dan merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja akan
menambah dan memberikan kadar karat itu sedikit demi sedikit.

Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan
rajanya.
Mereka datang dari penjuru tempat, dan satu persatu dari mereka
dengan berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu, waktu yang diberikan
kepada mereka semua ialah satu setengah hari, dengan perhitungan
setengah hari untuk memilih, setengah hari untuk merenungkan, dan
setengah hari lagi untuk memutuskan.
Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas
tersebut, karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama
diantara mereka.

Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba
bertanya
kepada salah seorang rakyatnya, "apa yang kau amat-amati, sehingga
satu setengah hari kau habiskan waktumu disini?", jawab orang
itu "tentu
saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat
itu",
lalu tanya prajurit itu lagi "seandainya emas 24 karat itu tidak
pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah
engkau masih saja mencarinya?, sedangkan waktumu sangat terbatas",
jawab
orang itu lagi "tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir
yang
ada
ditanganku begitu waktuku habis".
Lalu prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai seorang yang tampan,
melihat
perangainya ia adalah seorang kaya, bertanyalah prajurit itu
kepadanya
"hai
orang kaya apa yang kau cari disini, bukankah engkau sudah lebih dari
cukup?" ,jawab orang kaya itu "bagiku hidup adalah uang,
kalau aku bisa mengambil emas ini, tentu saja itu berarti
menambah keuntunganku".
Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari
mereka, maka tampak olehnya seseorang, yang sejak satu hari ia selalu
menggenggam kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang itu "mengapa
engkau
diam di sini?, tidakkah engkau memilih emas-emas itu? atau tekadmu
sudah
bulat untuk mengambil emas itu?", mendengar perkataan prajurit itu,
orang
ini hanya diam saja, maka prajurit itu bertanya lagi "atau engkau
yakin
bahwa
itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari
yang lain?", orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin
penasaran, lalu ia lebih mendekat lagi "tidakkah engkau mendengar
pertanyaanku?",
sambil menatap prajurit, orang itu menjawab "tuan saya ini orang
miskin,
saya tidak pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan,
tetapi hati
saya
memilih emas ini, sayapun tidak tahu, berapa kadar emas ini,
atau jika ternyata emas ini hanya kuninganpun saya juga tidak tahu".
"lalu mengapa engkau tidak mencoba
bertanya kepada mereka, atau kepadaku kalau engkau tidak tahu"
tanya prajurit itu lagi. "Tuan emas dan kuningan ini milik
raja, jadi menurut saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan
mana yang kuningan, mana yang 1 karat dan mana yang 24 karat.
Tapi satu hal yang saya percaya janji raja untuk mengubah kuningan
menjadi emas itu yang lebih penting" jawabnya lugu.
Prajurit ini semakin penasaran "mengapa bisa begitu?", "bagi
saya berapapun kadar karat emas ini cukup buat saya, karena kalau
saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun menabung untuk
membeli emas tuan" prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang
ini, lalu ia melanjutkan perkataannya "lagi pula tuan,
peraturannya saya tidak boleh menukar emas yang sudah saya ambil",
"tidakkah engkau mengambil emas-emas yang lain dan menukarkannya sekarang,
selagi masih ada waktu?" tanya prajurit lagi, "
saya sudah menggunakan waktu itu, kini waktu setengah hari terakhir saya,
inilah saatnya saya mengambil keputusan, jika saya gantikan emas ini dengan
yang lain, belum tentu saya mendapat yang lebih baik dari
punya saya ini, saya memutuskan untuk mengabdi pada raja dan
merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yang murni",
tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan
mereka. Lalu
raja keluar dan berdiri ditempat yang tinggi sambil berkata "wahai
rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau genggam itu adalah
hadiah yang telah kuberikan, sesuai dengan perjanjian, tidak
seorangpun diperbolehkan menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu,
jika
didapati hal diatas maka orang itu akan mendapat hukuman karena ia
tidak menghargai raja" kata-kata raja itu disambut hangat oleh
rakyatnya. Lalu sekali lagi dihadapan rakyatnya raja ingin
memberitahu tentang satu hal" dan ketahuilah, bahwa sebenarnya
tidak ada emas 24 karat itu, hal ini dimaksudkan bahwa kalian
semua harus mengabdi kepada kerajaan, dan hanya akulah yang
dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yang memilikinya.

Selama satu setengah hari, setengah hari yang kedua yaitu
saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan
pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan
perihal emas itu, tetapi sayang sekali hanya satu orang yang
datang kepadaku untuk menanyakannya". Demikianlah raja yang
baik hati dan bijaksana itu mengajar rakyatnya, dan selama bertahun-
tahun
ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.

Menerima Kegagalan Tanpa Sakit Hati

Menerima kekalahan dan kegagalan diri sendiri memang tidak
mudah. Umumnya, kekalahan dihadapi dengan sikap down, stres, bahkan depresi.
Padahal sikap tersebut justru akan memperburuk kegagalan. Pada dasarnya
kesulitan menerima kegagalan adalah karena kita juga sulit mengakui
kesuksesan orang lain. Ada perasaan 'kecut' ketika mendengar kemenangan
orang lain. Sehingga, kondisi ini akan semakin membuat mental anda 'down'.

Lalu bagaimana dengan anda sendiri? Bisakah anda menerima kegagalan tanpa
rasa sakit hati dan putus asa? Daripada terus meratapi kegagalan, lebih baik
anda belajar berbesar hati dalam menerima kekalahan. Caranya? Coba ikuti
saran di bawah ini:

- Menerima kenyataan
Jangan terjebak pada perasaan marah dan kesal mendengar keberhasilan orang
lain. Anda harus menyadari bahwa sikap demikian hanya karena anda tidak bisa
menerima kenyataan bahwa orang lain lebih baik dari anda. Lebih baik
pelajari penyebab kegagalan anda kemudian berusahalah untuk memperbaikinya.

- Berpikir positif
Walaupun anda sedang mengalami kekalahan, cobalah untuk berpikir jernih.
Pikiran negatif dan prasangka buruk terhadap orang lain akan menyerap energi
dan ini sangat melelahkan fisik serta mental anda. Dengan pikiran yang lebih
jernih, langkah anda terasa lebih ringan untuk 'menebus' kekalahan.

- Cari masukan
Cobalah untuk menilai kelemahan diri sendiri. Kemudian mintalah masukan dari
rekan-rekan yang biasa bekerjasama dengan anda. Kalau perlu minta juga
pendapat dan masukan dari bos tentang kinerja anda selama ini. Jika masukan
tersebut baik bagi perkembangan diri anda tentu anda bisa mempraktekkannya
kan?

- Perbaiki aspek negatif
Sadarilah hal-hal negatif yang menghambat karir anda. Jika anda sudah
menyadarinya maka perbaikilah atau tekan seminimal mungkin aspek negatif
tersebut. Sebaliknya, kembangkan dan tingkatkan terus aspek positif pada
diri anda.

- Hargai orang lain
Menghargai orang lain dengan segala kelebihan dan kekurangannya sebenarnya
juga merupakan bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Dengan demikian
akan tumbuh sikap positif dimana anda bisa lebih memahami kelebihan orang
lain dan menerima kekalahan diri sendiri.

Jangan lupa gagal bukan berarti 'kiamat'. Kegagalan hanyalah sebuah proses
untuk mencapai kesuksesan. Asal anda berusaha keras untuk mencapai
kesuksesan yang anda idamkan, kegagalan nggak akan mampir dalam hidup anda.